Kenali Pengertian Penyakit Autoimun Beserta Jenisnya

Kenali Pengertian Penyakit Autoimun Beserta Jenisnya

Kenali Pengertian Penyakit Autoimun Beserta Jenisnya

Kenali Pengertian Penyakit Autoimun Beserta Jenisnya – Memang penyakit Autoimun masih bisa dibilang awam, khususnya di Indonesia. Namun ternyata penyakit ini sangat berbahaya bila di sepelekan atau tidak ditangani secara khusus. Oleh karena itu kalian perlu mengenali pengertian dari penyakit AutoImun beserta jenisnya. Penyakit autoimun adalah keadaan dikala sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang tubuhnya sendiri.

Kenali Pengertian Penyakit Autoimun Beserta Jenisnya

Ada lebih dari 100 penyakit yang digolongkan penyakit autoimun. Beberapa di antaranya punya gejala serupa, seperti demam, nyeri otot, dan kelelahan. Yang biasa kita ketahui bahwa seharusnya sistem kekebalan tubuh berguna untuk menjaga daya tahan tubuh kita. Tetapi nyatanya juga bisa menyerang diri kita sendiri seperti misalnya terkena dan bergabung dengan bakteri maupun virus asing. Belum lama ini salah satu presenter cantik asal Indonesia yaitu Enzy Storia Sakit Autoimun, Langsung Sembuh Dalam Hitungan Jam.

Kemudian jika kita diserang jenis virus atau bakteri asing, sistem kekebalan tubuh akan membebaskan protein yang disebut antibodi untuk melawan dan mencegah terjadinya penyakit. Kalian harus mengetahui, penderita penyakit autoimun lebih rentan diserang infeksi, termasuk wabah COVID-19 ini. Oleh sebab itu alangkah baiknya kita merawat tubuh kita agar terhindar dari wabah berbahaya ini.

Jangan terlalu melakukan aktivitas berlebihan, jika kalian ingin mendapatkan penghasilan tambahan tetapi tidak ingin melakukan pekerjaan yang berat atau melelahkan. Kalian bisa bermain judi slot online pada situs Slot Gacor Online Pragmatic Indonesia. Mengapa begitu? karena menurut penelitian, bermain judi slot online tidak memakan banyak tenaga serta mudah untuk dimainkan.

Jenis-Jenis Penyakit AutoImun Yang Harus Kamu Ketahui

Penyakit autoimun merupakan penyakit yang terjadi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel yang sehat di dalam tubuh. Sedangkan sistem kekebalan tubuh, seharusnya berfaedah memelihara tubuh untuk melawan penyakit dan sel jahat, seperti bakteri maupun virus.

Banyak pengaruh yang akan timbul jika tubuh diserang penyakit autoimun. Hal tersebut mengakibatkan ada masalah apakah seseorang mengidap gangguan ini atau tidak, dan terhadap jenis yang mana. Sementara itu, penyakit autoimun belum dapat dipastikan penyebabnya.

Penyakit ini lebih sering menyerang kaum wanita. Para peneliti sampai kini belum dapat menyimpulkan bersama pasti apa penyebab penyakit autoimun. Tapi, tersedia sebagian segi risiko yang tingkatkan kesempatan seseorang diserang penyakit autoimun, di antaranya:

  • Faktor genetika atau keturunan dari keluarga 
  • Kelebihan berat badan 
  • Merokok dan terpapar asap rokok 
  • Efek samping obat tertentu

Ciri-ciri penyakit autoimun lainnya yakni badan ringan lelah, apalagi setelah bangun dari tidur selama delapan atau sembilan jam. Lelah fisik dan mental kadang kala dapat muncul gara-gara anemia atau penyakit peradangan parah lainnya.

Peradangan parah merupakan gejala penyakit autoimun yang tak boleh disepelekan gara-gara dapat berdampak fatal. Berikut adalah jenis penyakit autoimun yang harus kalian ketahui.

  • Autoimun Hepatitis: penyakit autoimun ini menyerang sel-sel hati dan sistem kekebalan tubuh yang dapat mengakibatkan hati mengeras dan gagal hati.
  • Celiac Dease: penyakit autoimun ini mengakibatkan penderitanya tidak dapat terima gluten dan zat yang terkandung di dalam gandum.
  • Antibody Syndrome / Antiphospholipid (APS): penyakit autoimun ini bekerja bersama menyerang susunan di dalam pembuluh darah yang mengakibatkan terjadinya pembekuan darah terhadap saluran darah, baik saluran vena maupun arteri.
  • Hemolytic Anemia: penyakit ini bekerja menghancurkan sel darah merah yang terkandung di dalam tubuh kita tanpa ampun.
  • Guillain-Barre Syndrome: penyakit ini menyerang saraf yang menghubungkan otak dan tulang belakang bersama seluruh. Akibatnya otak mengalami masalah untuk memberikan perintah terhadap saraf otot, sampai mengakibatkan kelumpuhan total.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *